Talaga

Sepasang barongsai lewat di meja depan saya. Karena denting alat pukul mereka terlampau keras, saya hanya berusaha menutup telinga, sambil konsentrasi ke ipad. Sebelumnya sepiring nari goreng kari kambing telah habis saya santap. Oh iya, lupa untuk bilang bahwa saya berhenti di restoran Talaga, di dalam Epicentrum walk. Menu Indonesian food, nuansa seragam pelayan batik, dan ramah.

Saya pesan Nasi goreng kari kambing, es kacang merah, dan sebotol kecil air putih. Perut sudah kenyang, sekarang giliran lidah saya mau komentar.
Kualitas rasa makanan – biasa
Menu es tradisional – sungguh tidak direkomendasi

Sekian… Kita lanjut di post berikut

Leave a comment

Sono Anina!

Welcome in my life stories blog, Sono Anina. Where you find the truth and only the truth from an Indonesian who is now living in Italy. I am appreciating every memories made with or without plan since I start writing this blog.

Enjoy my stories.

Care to connect?

Choose which you prefer