Fan Meeting, Begini toh rasanya…

Penantian hampir 3 tahun, melihat juga aslinya Ji Chang Wook seperti apa…

Tidak usah panjang-panjang untuk mengungkapkan kalau Ji Chang Wook ini aktor asal Korea Selatan yang lahir 5 Juli 1987 adalah sosok pria yang ganteng!

Kalau senyum dan sorotan matanya membuat para wanita kelepek-kelepek. Namun saya juga masih menemukan penonton lelaki di dalam venue.

Kenapa hampir 3 tahun?

Persis memasuki Pandemi di bulan Maret 2020, ada info Fan Meeting Ji Chang Wook di Jakarta. Tiket dijual lewat Traveloka Experience dan pagi itu sambil ke kantor, saya bersiap war tiket!

Ndilalah, tertunda karena pandemi semakin menutup pertemuan tatap muka hingga diumumkan kembali “Reach You” Fan Meeting Ji Chang Wook akan direalisasikan tanggal 3 Desember 2022. Yeaaay!

Promotor Kurang Friendly

Saya termasuk newbie terkait join event-event artis musik or drama Korsel. Jadi saya inget banget waktu beli 3 tiket Fan Meeting (FM) Ji Chang Wook (JCW), berhasil nge-war dan selesai membayar pas sambil nyetir di seberang Mal Kota Kasablanka. Di tengah kemacetan mengarah ke kantor di Epicentrum.

Rasanya itu… bahagia banget bisa berhasil beli tiket sendiri tanpa calo. Sayangnya rasa itu sirna seketika saat promotor event “MECIMA PRO” seolah lambat sekali memberi tahu pembatalan FM di jadwal tahun tersebut.

Karena pembelian lewat Traveloka, maka pemberitahuan via email saja, tidak ada notif di aplikasi Traveloka. Di sini awal mula kekecewaan saya sebagai customer dan newbie yang ngebet mau ngeliat aktor JCW secara langsung.

Ada kesempatan memang melalui balas email untuk merefund tiket yang dibeli. Karena tidak ada notif di Taveloka, saya terlewat dan mencoba mengajukan lewat chat CS Traveloka. Rupanya, dari CS menyebutkan kalau customer diminta menghubungi langsung pihak Promotor.

Makin menyusahkan untuk dikontak, maka pembeli tiket pun bertindak… akun Instagram MECIMA PRO diserang oleh netijen yang mayoritas pembeli tiket FM JCW. Namun MECIMA PRO bungkam, malah menonaktifkan tombol komen di postingan Instagram.

Dalam kekesalan, saya cuma bisa berharap dana bisa kembali atau benar direalisasikan suatu saat nanti. Sekarang bersyukur karena sudah terealisasi, namun ada catatannya.

Komunikasi hanya Bisa ke Traveloka

Sebagai partner penjualan tiket, Traveloka tidak memberikan notif di aplikasi langsung ke pembeli. Adanya di dalam page penjualan tiket terbaru, disana bisa ditemukan FAQ untuk pembeli tiket yang terdahulu.

Kebetulan teman adik saya memberitahu kalau FM JCW jadi di bulan Desember. Lalu saya cek inbox dan spam email, tapi tidak mendapatkan subject “Ji Chang Wook” ataupun pengirim dari Traveloka.

Akhirnya saya melayangkan pertanyaan via aplikasi Traveloka dan akun Twitter. Duh, sebenarnya kan saya ini customer yang merasa tidak diperhatikan, jadilah saya tidak mau dibuat kecewa 2X.

Ternyata Traveloka menggunakan chatbot IVAN yang endingnya kurang membantu dan dilimpahkan ke Agen CS supaya masalah saya beres. Pengaduan saya tanggal 26 November 2022. Berbeda dengan Chatbot, respon dari Agen CS ini relatif lambat. Namun saya apresiasi bahwa akhirnya diulang kembali email di tanggal 28 November 2022.

Mepeeeet yaaaa…. padahal pembeli yang sebelumnya, namun tidak mendapat privilege dan pemberitahuan yang proper.

Newbie di Fan Meeting

Seperti kebanyakan konser musik atau pertunjukan seni lainnya, ada tiket digital yang perlu ditukarkan ke bentuk kertas (fisik). Di sini juga sama, tersedia konter penukaran tiket digital menjadi gelang, yang ditambahkan informasi Do’s and Don’ts masuk ke tempat konser or FM.

Nah, karena ini pertama kalinya saya ikutan FM jadi ngga begitu prepare. Kebetulan memang pakai tas jenis ‘Camera Bag’. Isinya cuma dompet dan HP namun tidak transparan.

Ternyata saat mau masuk ke dalam venue, kita bertiga distop oleh petugas keamanan.

Petugas: “Dititipkan dulu tasnya, antri di sini”

Me: “Ini saya cuma bawa begini, ngga boleh pak?”

Petugas: geleng-geleng kepala dan maksa kita bertiga ikutin baris antrian yang panjang.

Saat itu pukul 18.10 WIB di foyer The Kasablanka Hall, lantai 2. Saya mengajukan tawaran ke adik dan teman saya: “Gimana kalau kita taro di mobil aja, lalu ke atas cuma bawa dompet & HP?”

Tanpa berlama-lama, kami bertiga bergegas turun ke parkiran Basement 2 dan kembali ke atas. Waktu menunjukkan pukul 18.22 WIB pas tiba di foyer nya lagi. Well, kami kayak dikejar setan hahaha demi ngga ketinggalan acara.

Dan benar saja, mulus masuk ke dalam dan tidak pakai diminta balik ke Deposit counter. Lalu saya memperhatikan beberapa penonton membawa tas dari bahan PVC atau transparan (bening), dan ternyata itu TRIK nya!!!

Ok, kan alhamdulillah ya jadi mengenal bagaimana yang seharusnya. Karena kalau di konser-konser musik (bahkan internasional) saya ngga pernah harus se-prepare itu pakai tas transparan…. pelajaran baru, penting diingat. dan penting juga buat beli tas PVC ya hahaha

Setibanya di dalam venue, karena saya seating area zona Yellow, maka carinya di belakang lah yaaa. Karena gelap, jadi makin susah dan sudah padat semua duduk rapih.

Saya ingat petugas konter penukaran tiket bilang kursi saya baris “IQ”… rupanya baris I … jangan dibaca Q nya!

Hadehhh itu juga bikin effort buat nyari. Karena ngga ada itu baris IQ, ataupun Q haha. Petugas keamanan di dalam juga ga paham baca barcode or kode IQ itu. Jadilah mereka dan kami terbingung-bingung.

Pelajaran buat Promotor, agar semua diinfoin cara baca tiketnya. Selain itu, ukuran teks nomor kursi di gelang jangan kekecilan. Antisipasi ada penonton yang pakai kacamata progresif dan kurang nyaman baca di ruangan gelap, ada baiknya lhoh di tulisin di kertas packaging gelang. Barcode nya biarkan ada di gelang.

Sejauh mata memandang, isinya perempuan 🙂

FM JCW mulai tepat waktu 18.30an WIB dan berakhir menjelang pukul 20.30 WIB. Full of mesem-mesem kesengsem ngeliat senyum malu-malunya JCW ❤

Kamsahamnida Oppa!

AW – 03122022

Leave a comment