Minggu lalu tepatnya saya menyelesaikan marathon drama korea berjudul ADAMAS yang diperankan oleh Ji Sung, si aktor serba bisa yang wajahnya ganteng + manis. Selain Ji Sung, ada Seo Ji-hye yang bermata agak belo, juga Lee Soo-kyung si artis muda berbakat.
Ini bukan spoiler, sekadar bercerita 🙂 …Menurut saya baru kali ini drama korea ini unik sinematografinya. Jisung memerankan sebagai tokoh lelaki kembar: Ha Woo-shin (penulis) dan Song soo-hyun (Jaksa) yang berbeda karakter.
Sebagai penulis, karakternya digambarkan sebagai orang yang smart, punya daya analitis tinggi, serius tapi santai, ramah, rapih, penampilan trendy dan berempati tinggi.
Sebaliknya sebagai Jaksa yang kemudian memutuskan menjadi Pengacara, karakter Jisung digambarkan sebagai orang yang emosional namun berhati lembut, smart, praktis, to the point ketika mengungkapkan sesuatu, dan visioner.

Ceritanya begini…
Drama korea #drakor ADAMAS bercerita tentang pembunuhan menggunakan Adamas yang sarat bau politik dalam upaya perebutan tahta Haesong Group dan menunggangi pemerintahan Korea.
Adamas adalah icon tertinggi perusahaan Haesong yang terbuat dari berlian dan emas, dengan desain yang sungguh cantik, jadi digolongkan sebagai perhiasan. Siapa sih yang ngga tertarik mencuri Adamas karena nilainya miliaran korea won? Nah, awalnya dari sini.
Kembali ke masa kecil Woo-Shin/Soo-Hyun dimana ayah sambung mereka meninggal dunia karena dibunuh di rumah Lee Chang-woo, ia tertusuk oleh Adamas dilakukan si penjahat dari Team A. Singkatnya, kemudian Ibu Woo-shin/Soo-Hyun memberitahu rahasia bahwa ayah asli mereka adalah Lee Chang-Woo yang tidak lain adalah pencuri kelas kakap yang dituduh membunuh ayah sambung mereka.
Woo-Shin tidak dapat berdiam diri setelah mengetahui rahasia tersebut, namun tidak bercerita ke Soo-hyun. Karena Woo-shin mendapat project kontrak eksklusif menjadi penulis bayangan biografi tokoh Pimpinan Haesong, dan ia harus tinggal di rumah tersebut.
Jalan cerita ketebak?
Penulis drama korea Adamas tahu betul kalau penonton akan menebak jalan cerita sepanjang episode. Ya, menurut saya agak terlalu banyak percakapan karena fokus penonton diputar-putar dari scene dua lelaki kembar yang berusaha memecahkan hal sama namun dari dua angle yang berbeda. Namun, karena ada bumbu action, hater, dan saling menjatuhkan, Adamas terasa seru dan addict untuk menonton sejak awal sampai final episode!
Kisah perseteruan pemimpin baru di Haesong Group contohnya, terlepas dari unsur politik yang dilakukan oleh pemimpin yang saat itu akan pensiun, lebih seru karena pihak luar bersekutu membuat jalan yang lebih mulus dengan memanfaatkan kelemahan si keturunan pemimpin, yang tidak lain adalah anak lelakinya.
Sehingga, seharusnya tahta dapat mulus diterima oleh anak lelakinya, malah ngga kejadian. Menantu perempuannya, atau istri dari anak lelaki tadi lah yang akhirnya mendapatkan privilege itu. Sekali lagi, ini adalah perseteruan tahta di kaum elite. Permainan curang dibalas dengan aksi yang lebih licik namun cerdas.
Permainan tinggi dalam perebutan tahta menggunakan orang-orang yang diapresiasi dalam organisasi. Makanya, dengan mudah Team A dan manajemen Haesong Group berpindah ke sisi menantu Pimpinan.
Licik dibalas Licik
Drakor Adamas juga dipenuhi dengan scene aksi bernegosiasi. How to influence people deh kurang lebihnya ya. Negosiasi dilakukan dengan baik oleh Woo-Shin, Soo-Hyun, dan Eun Hye-Soo untuk dapat memenangkan pihak yang dahulu merasa diberati oleh Pimpinan. Permainan licik dibalas dengan gaya yang sama. Wow!
Bahkan anak lelaki pimpinan yang mencoba nyemplung dan bermain dengan kejam, tidak menang dari permainan yang licik. Disini memperlihatkan bagaimana strategi yang dilakukan good player akan membawa ke arah victory. Yaaa kan apa lagi targetnya selain menang? ^^
Di Adamas, keserakahan menjadi pemimpin karena Hye-soo tidak mau tertindas oleh suaminya sendiri. Dibumbui oleh kisah Hye-soo sebenarnya mencintai kakak dari suaminya, namun dibunuh oleh suaminya dengan cara kecelakaan helikopter. Tujuan suaminya adalah agar dia yang berkuasa atas semua kekayaan dan perusahaan Haesong Group.
By the end, drakor Adamas memberikan ending yang menyenangkan alias kemenangan untuk Hye-soo yang menguasai Haesong Group dan si kembar yang memiliki Adamas asli di tangan mereka 🙂
Nah, giliran kalian menonton Adamas ya. Ga rugi sih, apalagi Ji Sung memerankannya dengan baik. Saya menonton di Disney Hotstar, mungkin next time kamu baca ini Adamas ada di channel lain. Happy watching!
AW – 091022
Leave a comment