Semenjak gunung Agung erupsi di Bali, nama Pura yang satu ini mencuat alias menanjak mulai dikenal orang buat lokasi foto ala instagram.
Apa bedanya dengan Pura lainnya?
Begini, mungkin sebagian dari kita sering liat foto di tempat ini yang punya pantulan sempurna. Ngga ada tanda air beriak ataupun pepohonan.
Frame hanyalah si gerbang Pura dengan latar wajah Gunung Agung (itu pun kalau langit bersahabat, awan ngga ngumpul gerombolan menutupi).
Alhasil, saya mau juga liat atraksi ini. Pergi dari Kuta pukul 6 pagi, ngga pakai mampir karena pingin cepat sampai. Sesui perkiraan mbah WAZE setelah nyetir 2 jam tibalah disana.
Tips buat perempuan yang sedang haid, sebaiknya ngga perlu kesana. Karena udah pasti dilarang masuk ke pelataran Pura sejak di pintu masuk.
Kita diwajibkan memakai kain bali dan menyumbang seikhlasnya. Kain yang dipakaikan diminta supaya tidak dicopot sampai kembali ke tempat pemasangan.
Wuihhh ternyata jalannya curam euy, setengah menanjak padahal kalau jarak lurus hanya 300 meter aja. Ngos-ngos-an lah kami…
Tiba di atas, arah kanan saya ada 3 tangga ke arah Pura yang lebih tinggi, dimana tangga tengah tidak diperbolehkan masuk. Pengunjung hanya bisa berfoto di luar dan naik ke atas sampai pintu Pura di kiri & kanannya.
Yang menarik adalah pemandangan di bawah, karena ini letaknya di perbukitan jadi lapang sekali dan meski terhalang awan sedikit, nampak si Gunung Agung.
Sementara di sisi kiri, ada pedestrian menuju gerbang yang dijadikan tempat berfoto. “Mana airnya?” Begitu pikir semua orang.
Rupanya ngga pernah ada air lho!
Tukang fotonya aja yang pintar. Mengandalkan teknik refleksi/bayangan pada kaca hitam berukuran 10×20 cm menggunakan kamera HP apapun (yang harus dilepas casingnya).
Model standby di gerbang, bergaya semaunya. Lalu si operator foto sigap menekan tombol foto kamera berkali-kali. Sekali pose saja bisa dapet 10 jepretan!
Si tukang fotonya udah canggih nih! Hasilnya memang bikin mata manja karena pantulan yang sempurna.

Ini saya ambil dari arah belakang. Setelah foto, kita menuruni tangga ini ke arah pintu keluar.

See! Perfect reflection! Though too heavy of clouds but I got the sunlight ❤️

Best photo comes with the right angle and tools, though it is too simple tools! Super creative 😄
Nah, itu aja tips dari saya si #turiscemen yang pas nanjak aja banyak berhenti hihihi.
Btw, jangan harap ada tempat makan yang besar di sekitar sini, suasana lokalnya masih kental. WC ada beberapa bilik di bagian bawah, airnya dingin & segar.
Lengkap kan? Silahkan dicoba berfoto disana 😊
Pura Lempuyang, Bali.
AW – 05.02.2019
Leave a comment