Ketodays #4 – Schotel ala-ala

Utak atik di deretan menu makanan, penasaran mau bikin schotel ala-ala diet ketogenik. Trus ngebaca beberapa menu yang bahan dan bumbunya hampir mirip. Jadi daripada ngikut resep yang belum terbukti, lebih baik saya membuktikan resep saya sendiri 😂 #inicongkak #asaladabahan

Ok! Awalnya sih karena pingin makan makaronu schotel, cuma karena bahan dasar berkarbohidrat, udah pasti dicoret dari pikiran. Biarlah kau jadi mimpi dulu ya rooooon (panggilan singkat Macaroni).

Kebetulan ada lengkap bahannya di rumah, mari kita bereksperimen. Begini nih…

1 bungkus shirataki tsubu dicacah kecil-kecil lalu masak dengan air panas selama 7-10 menit. Angkat lalu tiriskan.

150 gr daging giling ditumis setelah 3 siung rajangan kecil + halus bawang putih mulai matang. Angkat lalu diamkan.

Siapkan sebuah baskom untuk mencampur:

3 butir telur ayam negeri

2 bungkus pemanis stevia

30 ml Elle n Vire cooking creme

20 ml santan kelapa tua Kara

1 sdt himalayan salt

1/2 sdt lada bubuk

Setelah seluruh bahan ini tercampur, masukan daging giling yang ditumis dan shirataki tsubu yang matang.

Aduk merata adonan di atas dan siapkan 75 gram keju cheddar Kraft berikut alat pemarut. Segera parut keju diatas adonan lalu campur menjadi satu.

Karena ngga ada oregano/basil maka langsung saya tuang ke wadah kaca dan panaskan dulu oven sampai suhunya stabil di 100-120 derajat. Pas wadah yang saya pakai ini kecil ukurannya sehingga tebal adonan mencapai 5 cm setelah dituang. Kalo gini nih, udah pasti bakalan lebih lama waktu memanggangnya.

Panggang selama 25 menit lalu saya keluarkan dari oven untuk menambah 4 slice keju mozzarella sebagai topping. Slurrrpp…. kalau mau ditambahin keju cheddar juga boleh, tapi saya milih mozarella yang lebih banyak kadar lemaknya. Masukkan kembali ke dalam panggangan dan naikan suhu ke 160-180 derajat, panggang lagi selama 25 menit. Keluarkan dan dinginkan.

Siap dimakan deh!

Hasilnya?

Saya ngga kecewa karena rasanya pas, mirip sama makaroni schotel beneran. Terpanggang sempurna meskipun tebal. Yeaaaay ron akhirnya bisa ngobatin kangen wkwkwkwk!

Pas saatnya buka puasa langsung disantap. Tapi sayangnya, hasrat lapar mata ngga bisa dibendung karena ada kiriman makanan. Kemudian itu pun dimakan bersama 1 buah lontong oncom ukuran kecil dan 1/8 potong bakpao 😄

Habis itu merasa bersalah banget. Oh noooo….! Langsung ditebus pakai olahraga 30 menit. Alhamdulillah keringetan dan bahagia 😍

so I say: Go make your own happiness and keep pursue your dream. You’ll get there somehow.

AW – 10.06.18

Leave a comment