Saya rasa, resmi sudah, a.k.a officially gituh, saya mengidolakan CEO perusahaan saya kali ini. Idol to the max!
Pertama kali saya bertemu beliau di saat wawancara kerja, ngga nyangka akan dikasih pertanyaan sulit tentang kehidupan, prestasi, dan tujuan hidup ke depan. Susah susah gampang jawabnya, karena setelah itu saya presentasikan gimana feedback untuk website perusahaan yang ngga bagus-bagus amat reviewnya.
Anyway, waktu pun belalu…
Dan bergabunglah saya di perusahaan yang belum banyak dikenal orang banyak, tapi untuk dunia asuransi sudah mulai terkenal.
Kemudian adalah pada suatu siang, karena tempat duduk saya persis di seberang pintu ruangan beliau, saya mendengar nama ‘Anin’ disebut.
Bergegas saya masuk sambil menenteng buku catatan. Siapa tau ada cerita untuk diangkat 🙂
Dari percakapan beliau mengenalkan perusahaan ini, Saya menyimpan satu kalimat yang sangat inspiratif. Menggugah selera leadership saya…
“Anin, I build a Superteam, not Superhero!”
Kalimat satu baris yang sangat ‘direct’, diucapkan dengan ekspresi Bapak yang serius, menatap mata saya tajam, memegang pena sambil melanjutkan menggambarkan sesuatu di kertas putih di hadapannya.
Hal ini bagi saya adalah memperlihatkan kekuatan visioner seorang pemimpin yang cerdas dalam berfikir dan eksekusi. Kala itu, saya melihat bukan egoisme yang ditonjolkan, namun menyebarkan semangat mandiri dan mau bekerjasama bagi semua individu di perusahaan ini. Lebih baik lagi kalau nanti diterapkan oleh entitas lain.
Bak nonton avengers, dimana ada tim yang adalah kumpulan superhero, kalau mereka egois ya mungkin malah mereka yang mati duluan dan musuhnya bisa hepi-hepi kemudian. Karena egois membuat kita lupa daratan…ingetnya mimpi, yang ada di dalam kepala. Ada bagusnya jadi manusia egois juga kok, tapi pastikan pintar nempatinnya dimana dan kapan.
Bayangkan jika kekuatan superhero tadi tidak dikendalikan oleh satu orang pemimpin dengan baik? Bisa jadi pas lagi meeting pun udah kayak setting perang lawan musuh. Not the ultimate goal!!!
Sekali lagi, kita bukan superhero, mungkin aja sih kita ini Avengers di dunia kerja, dan sudah jadi tanggung jawab kita memberi dan berbagi di kerjasama tim.
Saya yakin dan Kamu juga harus yakin.
Begitu lah prinsip kesetaraan 🙂
AW
10 February 2018
Leave a comment